YAYASAN SADAR SYARIAH
Selasa, 12 April 2016
ceramah you tube 2 :
https://www.youtube.com/watch?v=zpyc8nL40DM
Khutbah Jum'at: Hak Rasulullah Terhadap Kaumnya - Ustadz Riyadh bin Badr Bajrey
Khutbah Jum'at: Hak Rasulullah Terhadap Kaumnya - Ustadz Riyadh bin Badr Bajrey
ceramah you tube 1
alamat youtube: https://www.youtube.com/watch?v=6FTLrg4F5hE
ceramah : Ustadz Riyadh bin Badr Bajrey
segala hal ayang ada di alamsemesta ini. allah pun berjalan dengan hukum itu. menjadikan sunnahynya atas alama semestanya. dmn alam smst tdk akan pernah bisa berjalan di luar jalur yang pernah jadikan sedemikian rupa. ini yang kita kenal dengan sunnatullah. tidak akan ada pengganti sunnatullah, qodar alkhaniah, manusia bertentangan, Allah berkehendak lain dengan kuasanya. seandainya tuhanmu mau maka manusia satu, namun berbeda tidakdemiukian untuk saling harus bertentangan, kecuali orang2 yang dirahmati oleh rabbmu, pertetangan antara yang hak dan yang batil, dengan segala hikmahnya yang tidak dapat di tangkap oleh akal manusia, berangkat dari ikhtilaf :
benturan: iman dan kufur, hak dan batil, sirik dan tauhid, sunnah dan biddah, allah senganja membuat benturan kalo niscaya akan hancur. justru bumi akan hancur jika tidak ada benturan.
timbullah bibit gairah/ semangat dari serangan musuh-mush islam.
tempat2 ibadah, sholat, para ahll hak, tidak ada aderanalin untk membela yang hak karena toh tidak ada kebatilan, kemungkaran yang merongrong kita, yang siap menyerang kita, ahlul hak/maruf akan meninggalkan ahlul tauhid, tidak ada ahli syirik yang menyerangnya.
allah atur dengan segala hikmahnya.
sejrah sejak saman adam selalu ditemukan, barisan2, sebahagian, kebanyakan kaum , selalu memushi dawah yang hak, dari zaman ke zaman, pencambuk dan pemicu adrenalin kaum muslim: siapa yang mau mempertahankan, berjuang, kemurnian ajaran sunnag rasulnya, dunia dan nikmat2nya yang membuat terlena, ahlul bidah, ahlul syirik, akan serting kita temukan demikian, meliahta celah2 yang ada bagi kamu muslimin untuk menyerang,
tidak ridho selamanya kamu yahudi dan nasraniom sehingga ikut dan meninggalkan agama islma
barisan intern islam, khawarij pada masanya, kadariah, syiah, murjiah dan firkah muncuk di kaum muslimin, musuh kita bukan kafuir tapi musuh kita kada ada dalam di barisan kita,
haruskah kita menhabiskan perhatian, waktu tenaga, salahsatu di antara . dan pura2 lupa dengan keberadaan musuh-musuh kita yang lain. syiah rafida. terkonsentrasi permsalahan kita, anjing menggonggong,
syrikL penyembah batu, penyembah keris dll. mush kita begitu banyak, kita perhatikan/teliti satu persatu, umur kita tiedak akan cukup bagi kita untuk menel;iti satu persatu
bagaimana caranya :
menghadapi penyimpangan :
musuh: sebagian ujian allah k epada kaum muslimin,
kualitas individu , sejauh kekuatan gamaku, kepedulian agamaku, sejauh mana kulitas agamaku,
bagaimana caranya mengahdapi :
begitu banyak virus yang merongrong manusia, lalu bagaimana cara menyelsaiaanya, jangan bahas penyakitnya tapi bahas anti bodimu,
aliaran, kenali akidahnu, manjhajmu, kau telah memiliki kekebalan yang baik, akidahmu, tauhidmu, agamau, ajaran rasulmu, lebih mengenal bahasa kafir dari pada bahasa yang alalh turunkan dengan itu kitabnya,
ilmu2 duniawi,
tokoh2 kafir, pemain biola kafir,
mereka tidak mengenal atasnya. aib atasmu,
jgan bunuh, bantah, mana hisabmu sebagai, menjatuhkan romwai dan persia dengan tauhid, kita mengalahkan dengan tauhid, kita tidak
tauhid rububiyah : sekaya apapun makhluknya akan mudah dihabcurkan oleh Allah swt,
seorang bapak dengan ibu anaknya menganggap dirinya kafir.
ya ayyuhaladzina amanu, alaikum amfusukum, atas kalian diri kalian masing-masing, maknanya: kalian bertanggung jawab uruslah diri kalian masing-masing, layaduruukum ...m latadaetum , oarang2 yang tersesat dari jalannya Allah tidak akan menimpakan mudhorat kepada kalian apabila kalian memang berada di atas hidayah maka jangan fikirkan ksesatan yang ada, pusingkan hidayah yang tak pernah sampai ini kamu dapatkan, fikirkan anti bodi, jangan kau fikirkan virus2, tapi fikirkan dirimu apa yang tekah engkau lakukan terhadap agama ini, telah kah kau melaksanakan tugasmu dengan baik sebagai seorang muslim yang mengaku mengikuti rasul Saw, hentikanm keluhanmu tentang pemerintahanmu, sudahkah kau melakukan tugasmu sebagai warga negara yang baik,
karena demi allah tidak akan memimpin seorang gerombolan tikus kecuali tikus, bukan kah Allah Maha Adil kamu akui, tidak akan memimpin golonga singa kecuali singa, mengapa kalian mendapatklan pemerintahan yang demikian karena memang berangkat dari rakyat yang demikian, itu keadilan Allah di alam semesta,
wakadzalika mualli ba;da zalimi ....
demikian kami berikan kuasa terhadap sebahagian zolimin atas zolimin2 yang lain berangkat adi kesoliman yang mereka usahakan,
Senin, 11 April 2016
Tawakal Menghadapi Cobaan Hidup
BERBAGI
Menghadapi cobaan ? Bagaimana islam menuntun kita …
Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 214:
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat,,
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat,,
Demikianlah kata pasti yang tak mungkin diubah-ubah sebagai sunnatullah, bahwa seseorang tak mungkin dengan mudah akan masuk surga tanpa adanya derita dan cobaan. Memang adalah suatu konsekuensi logis yang harus diterima oleh setiap insan tanpa pandang bulu, akan menghadapi cobaan. Hidup ini pasti diwarnai dengan derita dan cobaan dalam berbagai bentuk.
Tak seorang pun yang lepas dari padanya. Mau hidup berarti mau pula menerima cobaan dan menghadapi cobaan itu dengan banyak cara. Hidup tanpa cobaan bukan di dunia tempatnya, kelak di sorga Ilahi. Di akheratlah cobaan baru bisa berhenti. Bagi mereka yang medapatkan ampunan Allah akan hidup di sana dengan tenang dan bahagia.
Memang seharusnya seorang muslim memahami benar hidup ini, sebagai medan perjuangan untuk menentukan dan mewarnai hidupnya kelak di kemudian hari. Allah telah memperingatkan dengan jelas dalam surat Al-Ankabut ayat 2:
“Adakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan saja dengan mengatakan: “Kami telah beriman,” Padahal mereka belum lagi mendapatkan cobaan.”
Seorang muslim akan merasa hambar hidupnya, tak enak dan tak lezat dan tak ada manisnya bila tak ada cobaan dan rongrongan. Dalam menghadapi cobaan, ia harus sabar dan tahan menderita seraya mujahadah dan berjuang untuk keluar darinya. Berusaha mencari jalan keluar dari cobaan yang menimpa dengan penuh tawakkal. Maka sikapnya itu merupakan tabungan yang tersimpan yang akan diterimanya kelak di kehidupan yang kekal dan abadi.
Karenanya cobaan dan derita hidup disambutnya dengan napas lega dan lapang dada, sambil berserah diri kepada Allah sepenuh hati dengan keyakinan penuh ia percaya bahwa derita itu ditimpakan kepadanya tiada lain hanyalah karena:
Seorang muslim akan senantiasa mengusahakan agar ada keserasian antara ucapan dan tindakannya. Ia tak mau menjadikan dirinya sebagai hamba Allah yang berdusta. Lantang dan lancar tutur lidahnya tetapi lancang hati dan tindakannya di kala cobaan dan derita beraksi menantang.
Seorang muslim akan senantiasa mengusahakan agar ada keserasian antara ucapan dan tindakannya. Ia tak mau menjadikan dirinya sebagai hamba Allah yang berdusta. Lantang dan lancar tutur lidahnya tetapi lancang hati dan tindakannya di kala cobaan dan derita beraksi menantang.
Seorang muslim karena imannya, tak merasa heran berhadapan dengan kehadiran cobaan di tengah-tengah hidupnya yang mau tak mau mesti datang dan tak dapat dielakkannya. Maka ia pun siap menanti dengan pendirian yang kuat dan tekad yang membaja. Sebab itu betapa pun berat cobaan yang menghadang, ucapannya tak akan berubah, tekad hatinya tak akan luntur dan sikapnya tidak akan goyah.
Kaum muslimin yang berbahagia.
Seorang muslim dengan segala daya dan upaya akan melalui cobaan dan derita dengan sabar dan tawakkal sekalipun resikonya berat sekali terhadap dirinya. Dalam keadaan apa pun seluruhnya dikembalikan kepada ilmu dan iradat Allah SWT. Kudrat dan iradat-Nya saja yang akan menjatuhkan vonis keputusan sebagai “Qadar yang tertentu” yang telah diaturnya terlebih dahulu.
Seorang muslim setelah berikhtiar tindakannya hanya sekedar berdoa dan pasrah kepada Allah SWT.
Seorang muslim dengan segala daya dan upaya akan melalui cobaan dan derita dengan sabar dan tawakkal sekalipun resikonya berat sekali terhadap dirinya. Dalam keadaan apa pun seluruhnya dikembalikan kepada ilmu dan iradat Allah SWT. Kudrat dan iradat-Nya saja yang akan menjatuhkan vonis keputusan sebagai “Qadar yang tertentu” yang telah diaturnya terlebih dahulu.
Seorang muslim setelah berikhtiar tindakannya hanya sekedar berdoa dan pasrah kepada Allah SWT.
Dalam menghadapi ujian dan cobaan, seorang muslim tak akan meminta agar dihindarkan dari cobaan sama sekali, karena memang cobaan itu harus ada. Kita pun harus menyadari bahwa cobaan dan ujian bermacam-macam yang semuanya mengandung hikmah yang mendalam bagi kita sebagaimana hadits Rasulullah SAW: “Sesungguhnya besar kecilnya pahala, tergantung dari besar kecilnya cobaan, dan kalau Allah sayang kepada satu kaum, Ia senantiasa akan mengirim cobaan. Maka barang siapa yang rela menerima cobaan itu berarti ia mendapatkan ridha Allah. Tetapi barang siapa yang marah karena mendapat cobaan, berarti ia akan mendapat murka Allah.” (HR Ibnu Majah).
Yang penting bagi kita adalah kapan saja kita menerima suatu cobaan, maka kita hadapi dengan tabah disertai dengan ikhtiar untuk mengatasinya kemudian tawakkal berserah diri kepada Allah untuk menantikan keputusannya. Akhirnya sebagai kesimpulan pembicaraan kita ini:
1. Orang-orang yang beriman akan diuji dan dicoba dengan bermacam-macam cobaan dalam hidup ini.
2. Cobaan itu telah ditimpakan kepada umat-umat terdahulu.
3. Dengan cobaan itu akan tersisih antara emas dan loyang, antara padi dan antah.
Yang penting bagi kita adalah kapan saja kita menerima suatu cobaan, maka kita hadapi dengan tabah disertai dengan ikhtiar untuk mengatasinya kemudian tawakkal berserah diri kepada Allah untuk menantikan keputusannya. Akhirnya sebagai kesimpulan pembicaraan kita ini:
1. Orang-orang yang beriman akan diuji dan dicoba dengan bermacam-macam cobaan dalam hidup ini.
2. Cobaan itu telah ditimpakan kepada umat-umat terdahulu.
3. Dengan cobaan itu akan tersisih antara emas dan loyang, antara padi dan antah.
Sebagai penutup, marilah kita renungkan firman Allah SWT:
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan dengan suatu ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan: “Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali.” (Q.S. Al-Baqarah 155-156).
Semoga kita senantiasa diberi kekuatan oleh Allah SWT. untuk menghadapi cobaan dengan sabar dan tawakal . Amin
73 Manfaat Dzikir Kepada Allah bagi Manusia
Dzikir atau mengucapkan kata-kata pujian yang mengingat kebesaran Allah SWT, adalah amalan istimewa Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Dzikir merupakan media yang membuat kehidupan Nabi dan para sahabat benar-benar hidup.
Ibnu al-Qoyyim Rahimahullah mengatakan bahwa dzikir memiliki tujuh puluh tiga manfaat yaitu:
- See more at: http://www.indospiritual.com/artikel_73-manfaat-dzikir-bagi-manusia.html#sthash.KCiAjXn4.dpuf
Ibnu al-Qoyyim Rahimahullah mengatakan bahwa dzikir memiliki tujuh puluh tiga manfaat yaitu:
- See more at: http://www.indospiritual.com/artikel_73-manfaat-dzikir-bagi-manusia.html#sthash.KCiAjXn4.dpuf
- Mengusir setan dan menjadikannya kecewa.
- Membuat Allah ridah.
- Menghilangkan rasa sedih,dan gelisah dari hati manusia.
- Membahagiakan dan melapangkan hati.
- Menguatkan hati dan badan.
- Menyinari wajah dan hati.
- Membuka lahan rezeki.
- Menghiasi orang yang berdzikir dengan pakaian kewibawaan, disenangi dan dicintai manusia.
- Melahirkan kecintaan.
- Mengangkat manusia ke maqam ihsan.
- Melahirkan inabah, ingin kembali kepada Allah.
- Orang yang berdzikir dekat dengan Allah.
- Pembuka semua pintu ilmu.
- Membantu seseorang merasakan kebesaran Allah.
- Menjadikan seorang hamba disebut disisi Allah.
- Menghidupkan hati.
- Menjadi makanan hati dan ruh.
- Membersihkan hati dari kotoran.
- Membersihkan dosa.
- Membuat jiwa dekat dengan Allah.
- Menolong hamba saat kesepian.
- Suara orang yang berdzikir dikenal di langit tertinggi.
- Penyelamat dari azab Allah.
- Menghadirkan ketenangan.
- Menjaga lidah dari perkataan yang dilarang.
- Majlis dzikir adalah majlis malaikat.
- Mendapatkan berkah Allah dimana saja.
- Tidak akan merugi dan menyesal di hari kiamat.
- Berada dibawah naungan Allah dihari kiamat.
- Mendapat pemberian yang paling berharga.
- Dzikir adalah ibadah yang paling afdhal.
- Dzikir adalah bunga dan pohon surga.
- Mendapat kebaikan dan anugerah yang tak terhingga.
- Tidak akan lalai terhadap diri dan Allah pun tidak melalaikannya.
- Dalam dzikir tersimpan kenikmatan surga dunia.
- Mendahului seorang hamba dalam segala situasi dan kondisi.
- Dzikir adalah cahaya di dunia dan ahirat.
- Dzikir sebagai pintu menuju Allah.
- Dzikir merupakan sumber kekuatan qalbu dan kemuliaan jiwa.
- Dzikir merupakan penyatu hati orang beriman dan pemecah hati musuh Allah.
- Mendekatkan kepada ahirat dan menjauhkan dari dunia.
- Menjadikan hati selalu terjaga.
- Dzikir adalah pohon ma’rifat dan pola hidup orang shalih.
- Pahala berdzikir sama dengan berinfak dan berjihad dijalan Allah.
- Dzikir adalah pangkal kesyukuran.
- Mendekatkan jiwa seorang hamba kepada Allah.
- Melembutkan hati.
- Menjadi obat hati.
- Dzikir sebagai modal dasar untuk mencintai Allah.
- Mendatangkan nikmat dan menolak bala.
- Allah dan Malaikatnya mengucapkan shalawat kepada pedzikir.
- Majlis dzikir adalah taman surga.
- Allah membanggakan para pedzikir kepada para malaikat.
- Orang yang berdzikir masuk surga dalam keadaan tersenyum.
- Dzikir adalah tujuan prioritas dari kewajiban beribadah.
- Semua kebaikan ada dalam dzikir.
- Melanggengkan dzikir dapat mengganti ibadah tathawwu’.
- Dzikir menolong untuk berbuat amal ketaatan.
- Menghilangkan rasa berat dan mempermudah yang susah.
- Menghilangkan rasa takut dan menimbulkan ketenangan jiwa.
- Memberikan kekuatan jasad.
- Menolak kefakiran.
- Pedzikir merupakan orang yang pertama bertemu dengan Allah.
- Pedzikir tidak akan dibangkitkan bersama para pendusta.
- Dengan dzikir rumah-rumah surga dibangun, dan kebun-kebun surga ditanami tumbuhan dzikir.
- Penghalang antara hamba dan jahannam.
- Malaikat memintakan ampun bagi orang yang berdzikir.
- Pegunungan dan hamparan bumi bergembira dengan adanya orang yang berdzikir.
- Membersihkan sifat munafik.
- Memberikan kenikmatan tak tertandingi.
- Wajah pedzikir paling cerah didunia dan bersinar di ahirat.
- Dzikir menambah saksi bagi seorang hamba di ahirat.
- Memalingkan seseorang dari membincangkan kebathilan.
- See more at: http://www.indospiritual.com/artikel_73-manfaat-dzikir-bagi-manusia.html#sthash.KCiAjXn4.dpuf
Selasa, 05 April 2016
JUDUL-JUDUL CERAMAH
perjalanan hidup manusia, kisah hidup manusia, menjaga amanah Allah, keluarga modern tapi sakinah, penghalang pintu-pintu rezky, pemuda islam sejati, hijrah menuju Allah, masuk surga tanpa hisab dan azab, jata rezky anda pasti menjadi milik anda, dahulukan Allah jika ingin sukses, TIPS HIDUP SUKSES DI DUNIA, agar tetap semangat dalam kebaikan, semangat mencari rezky yang halal, etos kerja seorang muslim, motivasi ibadah sahabat Nabi, dasar dan tujuan hidup muslim, langkah menuju sukses, nasehat tentang harta dan rezky, keajaiban rezky, sudah kah anda berbuat untuk agama islam, antara takwa dan rezky, penyebab rusaknya amal, islami yang bukan islami, kemuliaan dan kehormatan, mengubvah kebiasaan menjadi luar biasa, hidup dan mati, umat islam jangan saling mengkafirkan dan memaksakan pendapat, golongan musuh syetan, berusaha untuk tidak miskin, ujian kesenangan dunia, kerjasama, amanah Allah k epada seluruh alam semesta, berdoa dengan Al Quran,
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
jangan gagal jadi ayah
menolong agam Allah
kewajiban hamba
menyikapi penyimpangan
hidup mulia dengan islam
Al Quran petunjuk Allah
hal-hal yang menggugurkan amalan
Menggapai kemuliaan dengan kesabaran,
hal-hal yang menjadikan sholat tidak diterima
runtuhnya khilafiyah islamiyah
hakikat kesombongan
menjadi muslim yang amanah
kisah umar Ra
sholatmu adalah imam mu
cita2 tertinggi
kiat hidup sukses dengan berprasangka baik terhadap Allah
Memahami rezeky/risky
kekuatan istighfar solusi dunia dan akhirat
kiat mempersiapkan kematian terindah khusnul khotimah
bagaimana cara hidupmu, begitu cara matimu
Mewaspadai aliran sesat dan ajaran yang merusak moral
pembatal amalan soleh
kajian Al - Amiry (membuat orang menangis pada saat khotbah)
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
jangan gagal jadi ayah
menolong agam Allah
kewajiban hamba
menyikapi penyimpangan
hidup mulia dengan islam
Al Quran petunjuk Allah
hal-hal yang menggugurkan amalan
Menggapai kemuliaan dengan kesabaran,
hal-hal yang menjadikan sholat tidak diterima
runtuhnya khilafiyah islamiyah
hakikat kesombongan
menjadi muslim yang amanah
kisah umar Ra
sholatmu adalah imam mu
cita2 tertinggi
kiat hidup sukses dengan berprasangka baik terhadap Allah
Memahami rezeky/risky
kekuatan istighfar solusi dunia dan akhirat
kiat mempersiapkan kematian terindah khusnul khotimah
bagaimana cara hidupmu, begitu cara matimu
Mewaspadai aliran sesat dan ajaran yang merusak moral
pembatal amalan soleh
kajian Al - Amiry (membuat orang menangis pada saat khotbah)
Kamis, 31 Maret 2016
kisah cerita kaum saba
KESIMPULAN
1. Saba’ adalah nama seorang laki-laki yang kaum Saba’ menisbatkan dirinya kepadanya.
1. Saba’ adalah nama seorang laki-laki yang kaum Saba’ menisbatkan dirinya kepadanya.
2. Karena memiliki bendungan yang sangat besar dan kebun-kebun yang sangat luas, kerajaan Saba’ menjadi sangat makmur dan memiliki bala tentara yang sangat kuat.
3. Kaum Saba’ selama beberapa lama sempat bertauhid kepada Allâh Azza wa Jalla .
4. Mereka tidak bersyukur kepada Allâh Azza wa Jalla dan kembali menyembah matahari dan bintang-bintang, sehingga Allâh Azza wa Jalla menurunkan azabnya dengan menghancurkan bendungan Ma’rib yang mereka buat.
5. Dengan adzab yang Allâh Azza wa Jalla turunkan itu, hancurlah semua kebun yang mereka banggakan selama beratus-ratus tahun dan Allâh Azza wa Jalla gantikan dengan kebun-kebun yang tidak berarti.
6. Kaum Saba’ tidak bisa bertahan dengan keadaan seperti itu, sehingga mengakibatkan hancurnya kerajaan mereka dan berpencarnya sepuluh kabilah kaum Saba’ di daerah Yaman dan Syam.
7. Ini semua adalah balasan bagi orang yang sangat kafir kepada Allâh Azza wa Jalla dan tidak mensyukuri nikmat-Nya.
Langganan:
Komentar (Atom)